Masyarakat awam sering salah kaprah menyamakan atau menyebut khitan metode ini dengan khitan/sunat laser. Adalah tugas kita untuk meluruskannya. Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya kita lihat perbedaan antara elektrokauter (electrocauter) dengan Flashcutter

Perbedaan Flashcutter dan elektrokauter
Flashcutter Elektrokauter
1. Pisau halus dan tajam. 1. Pisau tumpul
2. Pisau memotong cepat (tidak membakar) 2. Pisau memotong lambat (membakar)
3.Bertenaga baterai (tidak berbahaya) 3.Bertenaga listrik (berbahaya)
4. Dapat dipakai sewaktu-waktu tanpa harus menyiapkan kabel listrik (PLN) 4. Mutlak membutuhkan dan harus menyiapkan kabel listrik (PLN)
5. Bebas untuk dipakai pada khitan masal, 1 alat dibawa keliling, cukup untuk 100 orang. 5. Untuk khitan masal membutuhkan banyak alat, karena tertambat kabel listrik. Persiapan menjadi lebih lama

Melihat untung ruginya maka kami merekomendasikan untuk mempergunakan FLASHCUTTER Easy Release DC107 Flashcutter paket 300x166 Sunat Metode Flashcutter Keuntungan.

  • Memotong sangat cepat sehingga terhindar risiko luka bakar.
  • Proses lebih cepat, luka telah terobstruksi sehingga dapat meminimalisir resiko pendarahan ( pada umumnya tiada pendarahan).
  • Meniadakan proses ligasi atau ikatan benang pada pendarahan, karena Flashcutter telah dilengkapi probe bipolar penghenti pendarahan
  • Pisau Flashcutter tidak perlu disterilisasi
  • Kecil kemungkinan risiko glans terpotong.

Kerugian atau resiko :

  • Flashcutter merupakan perangkat ideal untuk khitan, hampir tanpa resiko atau kerugian. Namun untuk pemula sebaiknya berlatih memotong kulit ayam lebih dahulu sebelum mempergunakannya. Pemula kadangkala memutuskan mata pisau, maka harus mempersiapkan mata pisau cadangan ( untuk tenaga yang berpengalaman, 1 mata pisau dapat dipakai sampai lebih 300X insisi)
  • Risiko luka bakar (meskipun kecil kemungkinan) dapat pula terjadi jika operatornya ceroboh atau tidak mangetahui tatacara operasi dengan Flashcutter. ( Baca buku petunjuk pemakaian dan visualisasi VCD )

Teknik khitan standar dengan FLASHCUTTER Easy Release DC10

  • Buka flashcutter bag, persiapkan handel dan pisau pada posisinya.
  • Jika anda akan melakukan operasi tanpa asisten, bungkuslah pegangan (handle) Flashcutter dengan doek steril , agar tangan anda tetap steril).
  • Siapkan penerangan, pakai Flashcutter headlamp yang disertakan dalam 1 paket flashcutter
  • Bersihkan area yang akan dilakukan operasi. Cukur rambut kemaluan jika ada.
  • Lakukan anastesi dan desinfeksi.
  • Tandai batas insisi
  • Pasang klem pada jam 12 dan 6 ditarik ke distal sampai teregang.
  • Urutlah glans seproksimal mungkin dan fiksasi glans dengan tangan kiri.
  • Jepit koher pada batas yang telah kita tandai dengan arah melintang miring (sekitar 40 derajat) antara jam 12 dan 6 ( jam 6 lebih distal)
  • Yakinkan bahwa glans tidak terjepit.
  • Sayat/iris prepusium dengan Flashcutter dibagian atas koher (tidak dianjurkan memotong dibawah koher).
  • Lepaskan koher dan munculkan kembali glans.
  • Umumnya tidak menimbulkan pendaran, jika ada (sedikit sekali) sentuhlah sumber pendarahan dengan probe Flashcutter anti pendarahan (telah disertakan dalam 1 paket flashcutter)
  • Rapikan sayatan terutama jika mukosa masih panjang.

Catatan : Jika insisi dibawah koher, yakinkan mata pisau tidak menyentuh glans. PENTING

  • Lakukan pemotongan segera setelah dilakukan penjepitan. Membiarkan terlalu lama mengakibatkan kerusakan (nekrosis) pada daerah terjepit.
  • Lakukan pemotongan dengan menggesek perlahan-lahan dan tidak perlu ditekan (lihat VCD). Melakukan pemotongan dengan tergesa-gesa disertai tekanan justru dapat menghambat proses pemotongan dan potensial menimbulkan pendarahan, juga dapat menyebabkan benang pisau putus.
  • Tidak dianjurkan melakukan pemotongan di bawah klem penjepit.
  • Matikan generator segera jika operasi selesa. Bersihkan mata pisau dengan kapas alcohol.

BACA ARTIKEL YANG LAIN: